Senin, 12 September 2016

PERMASALAHAN EKONOMI MAKRO DI INDONESIA

PERMASALAHAN
EKONOMI MAKRO
DI INDONESIA







NAMA                       : HENGKI FEBRIANSAH
NPM                         : 03111500046
MATA KULIAH           : EKONOMI MAKRO  


UNIVERSITAS MUSI RAWAS
TAHUN PELAJARAN 2015-2016

PEMBAHASAN
A.    PERMASALAHAN  PERTUMBUHAN EKONOMI YANG TERUS  MENGANCAM   INDONESIA
   Berbagai masalah Ekonomi yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia sudah ada sejak dahulu kala, namun jenis dan karakternya selalu Berubah-ubah. Permasalahan tersebut mencapai puncaknya pada saat terjadi Krisis Ekonomi yang diikuti oleh krisis-krisis lainnya. Berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah antara lain :
1.      RUMUSAN MASALAH
Dari Judul yang menjadi permasalahan diatas, Indonesia yang selalu terus berusaha meningkatkan Keseimbangan Ekonomi tetapi tidak lupa pula meingkatkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab dalam Membangun Peningkatan Ekonomi dan Mempengaruhi Seluruh Kegiatan Ekonomi Di Indonesia. seperti yang kita rasakan di Indonesia Pada saat ini  yaitu Krisis Ekonomi yang sudah sangat kita rasakan Akibat Prilaku Pemimpin yang tidak Sehat.  
Membahas Tentang Perkembangan Ekonomi Makro :
ADALAH:
Þ     Bagaimana Permasalahan ini Bisa mempengaruhi pembangunan ekonomi di Indonesia?
Þ     Strategi apa yang dapat dilakukan untuk meminimalisir praktek korupsi tersebut?
Þ     Bagaimana Multiplier Effect bagi Efisiensi dan Efektifitas  pembangunan ekonomi di Indonesia?




2.      MASALAH
1.      KETERGANTUNGAN TERHADAP IMPOR DAN UTANG LUAR NEGERI
Pembahasan
Tingkat ketergantungan yang tinggi dari pemerintah dan sektor swasta terhadap impor dan utang luar negeri merupakan masalah pembangunan. Impor yang tinggi jelas akan mengurangi cadangan devisa Negara.                 .
Dampak
       Jika cadangan devisa Negara berkurang, Stabilitas Ekonomi Nasional akan lemah Sehingga Pertumbuhan Ekonomi akan Semakin Lambat Serta mempengaruhi Semua Perindustrian Indonesia kemudin Utang luar negeri, masalah yang muncul adalah menyangkut beban utangnya, yaitu pembayaran bunga utang setiap tahun dan pelunasan pokok utang luar negeri yang harus terus menerus dibayar keluar negeri.
Solusi
          Perlu adanya tindakan serta batasan yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengurangi Tingkat Inmpor yang Menimbulkan Hutang  yang cukup tinggi bagi Negara Indonesia.



2.      MASALAH PENGANGGURAN DAN KETERBATASAN KESEMPATAN KERJA
Pembahasan

          Masalah lain yang dihadapi indonesia dalam pembangunan di Bidang Eknomi adalah masalah lapangan kerja dan pengangguran. Masalah ini saling berhubungan satu sama lain.                      .
Dampak

          Masalah pengangguran timbul karena terjadi  ketimpangan antara jumlah angkatan kerja yang tersedia Sehingga Perekonomian Indonesia Terus Menurun karena kurangnya perhatian pemerintah dalam memberantas angka Penganguran, padahal ini sangat berpengaruh dalam pertumbuhan Ekomi di Indonesia.        .                                   
Solusi
          Untuk mengatasi masalah pengangguran dan terbatasnya kesempatan kerja, pemerintah melakukan pelatihan bagi tenaga kerja sehingga tenaga kerja memiliki keahlian sesuai dengan lapangan kerja yang tersedia, pembukaan investasi-investasi baru, terutama bersifat padat karya(labour intensive), pemberian penyuluhan dan informasi yang cepat mengenai lapangan kerja.



3.      TINGKAT KORUPSI YANG SELALU MENINGKAT
Pembahasan           
                               Sudah menjadi budaya bagi sebagian Masyarakat Indonesia yang dilahirkan dari pemimpin Pemerintah Indonesia Sehingga Masyarakat Mengikuti Jejak yang tidak baik yang di lakukan oleh kepemerinah Bangsa Indonesia yang telah Rusak dari tingkat Atas,Menegah dan Bawah.
Dampak
Sehigga Besarnya Pungutan Tidak Resmi Yang Dilakukan Oleh Para Pejabat Telah Menimbulkan Ekonomi Biaya Tinggi yang Melunturkan Perekonomian Indonesia yang tidak Stabil.
Solusi
        Perlu Adanya Peningkatan Sistem Pengawasan yang lebih Kuat untuk Membentengi Para Kuruptor dan Calon Koruptor, Sehingga Mereka tidak adanya kesempatan Untuk  Melakukan Korupsi.





4.      ANGKA KEMISKINAN
Pembahsan    
          Menciptakan Generasi yang lemah dengan tingkat Produktivitas rendah. Tingginya angka kemiskinan merupakan beban bagi pemerintah juga akan mengganggu pembangunan ekonomi.               .
Dampak         
Tidak Stabilnya Pertumbuhan Ekonomi Jika Angka Kemiskinan Terus Bertambah.
Solusinya
Anggka Kemiskinan berkaitan erat dengan Penganguran, Pemerinta harus Mencari Gagasan-gaasan baru Untuk Mengurangi Angka Kemskinan

5.      KETERBELAKANGAN
Pembhasan
       Indonesia merupakan Negara berkembang dengan tingkat penguasaan teknologi yang kalah jika disbanding Negara lain. Selain itu juga memiliki kedisiplinan, keterampilan, serta pendidikan formal yang rendah.




Dampak
        Dampak Kelatarbelakangan ini Membuat Kerugian Bangsa Indonesia akan kurangnya Kreatifitas Indonesia untuk Menyaingi Teknologi yang terus berkembang di dunia ini. Sehingga Indonesia hanya mampu Untuk Inmpor Barang Luar Negeri Sehinga Terus terjadi Hutang yang tentunya  akan Memperhabat Pertumbuhan Ekonomi.
Solsinya
        Menteri Pendidikan Yang mempuyai Program yang sudah sangat baik, tetapi para pegawai Negeri yang harus di pertegas system Pengajaran serta Terus Mensosialisasikan Program Biasiswa bagi yang tidak mampu untuk di Beripendidikan.

6.      PEMERATAAN PENDAPATAN
Pembahasan
Hasil-hasil pembangunan yang kurang merata dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Hal ini merupakan salah satu permasalahan yang dapat menhhambat kepercayaan. Tingginya pendapatan Nasional yang diperoleh suatu Negara belum menunjukkan kemakmuran yang diterima oleh Negara tersebut.





7.      PENERIMAAN NEGARA
Pembahasan
Pemerintah membutuhkan dana segar untuk melaksanakan pembangunan dan menyelenggarakan pemerintahan. Pemerintah terus berusaha untuk lebih mengoptimalkan penerimaan dalam negeri.
Dampak
Kebutuhan yang tidak Stabil membuat Ekonomi Terus Menurun, di karnakan Pemerintah yang tidak bisa menggunakan Uang Negara degan baik.
Solusinya
Memperhatikan Terus menerus atas kesejatraan Rakyat, supaya pemerataan terus bisa terbangun seghingga pertumbuhan Ekonomi akan berjalan dengan baik.
8.      STANDAR HIDUP YANG RENDAH
 
Standar hidup sebagian besar penduduk Indonesia sangat rendah.
 









9.      PRODUKTIVITAS YANG RENDAH

    
Rendahnya produktivitas bersumber dari lemahnya kekuatan dan kesehatan fisik para pekerja yang merupakan akibat dari rendahnya pendapatan.

10.  KONFLIK SOSIAL DAN ANCAMAN DISINTEGRASI BANGSA
  Konflik social dan ancaman disintegrasi bangsa pada dasarnya bukan permasalahan ekonomi, Namun permasalahan tersebut secara langsung memengaruhi perekonomian.


11.   Kerugian Negara Akibat Narkoba Capai Rp 48 Triliun
Direktur pasca rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat, Suyono mengatakan kerugian negara akibat penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang (Narkoba) mencapai Rp 48 triliun.  "Kerugian akibat narkoba sangat besar," kata Suyono, Kamis, 29 Agustus 2013.

Menurut dia, total dana itu yang digunakan pengguna dan pengecer untuk membeli narkoba, serta membiayai pengobatan dan rehabilitasi bagi pengguna Narkoba. Walaupun diakuinya belum semua pengguna Narkoba masuk panti rehabilitasi, karena keterbatasan panti. "Kerugian paling banyak justru untuk membeli narkoba," katanya.


Berdasarkan data BNN, katanya, jumlah pengguna narkoba di Indonesia mencapai 4 juta orang, namun hanya sekitar 18 ribu orang yang masuk panti rehabilitasi. Karena panti rehabilitasi narkoba yang dimiliki pemerintah hanya sebanyak 10 panti.

Sedangkan pihak swasta punya 90 panti, sehingga total panti rehabilitasi narkoba di Indonesia sekitar 100 panti. "100 panti ini hanya mampu menampung 18 ribu pengguna narkoba, sedangkan sisanya belum tertangani," katanya.


Karena itu, butuh peran serta semua pihak untuk menekan angka kerugian negara ini, dengan meminimalisir pengguna dan peredaran narkoba di negeri ini.

Direktur Narkoba Polisi daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur, Komisaris Mushairi mengatakan, pihaknya akan memperketat pengawasan di perbatasan Indonesia- Timor Leste di Atambua, Belu yang menjadi titik masuk Narkoba ke Indonesia. "Pengawasan terus kami tingkatkan di perbatasan kedua negara," katanya.
B.   KESIMPULAN SAYA :
Dari persoalan yang telah saya baca diatas saya dapat menyimpulkan bahwa permasalahan Ekonomi yang sedang dihadapi Negara Indonesia sangatlah banyak, Seperti. Korupsi yang sedang marak dan banyak dilakukan oleh para petinggi- petinggi Indonesia yang harusnya mengurus dan mengatur pemerintah yang ada di Indonesia ini tetapi malah mementingkan kepentingan diri sendiri yang berdampak merugikan bagi pemerintah. Sehingga Negara  ini sangat sulit untuk maju dan berkembang dikarenakan maraknya kasus korupsi.



Kemiskinan adalah faktor permasalahan yang sangat berpengaruh bagi kemajuan dan perkembangan Ekonomi di Indonesia yang dimana kemiskinan ini ada hubungannya dengan dampak korupsi karena sistem perekonomian yang seharusnya berjalan dengan baik menjadi kacau dan menyebabkan kemiskinan.

             Keterbelakangan yang dihadapi Indonesia sangatlah menyedihkan karena penguasaan teknologi yang di miliki Negara Indonesia tertinggal jauh dibandingkan dengan Negara Luar, permasalahan ini harus lebih diperhatikan baik dari faktor pendidikan dan tingkat kedisiplinan yang harus lebih ditingkatkan lagi agar permasalahan ini dapat menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.

              Pengangguran di Indonesia semakin meningkat dikarenakan pembangunan lapangan kerja sangat sulit untuk di tingkatkan, seharusnya peekembangan lapangan kerja itu lebih besar lagi agar pengangguran di Indonesia semakin berkuraang.
Pemerataan Pendapatan yang tidak stabil karena pembagian hasil pembangunan tidak bisa dibagikan secara merata maka timbul permasalahan bagi warga negara indonesia ini, terjadi keegoisan dari pihak-pihak yang memiliki hasil pembangunan yang hanya ingin dimiliki di daerahnya sendiri.

              Penerimaan Negara ini yang sangat besar pengaruhnya bagi negara indonesia dana dari pemerintah yang seharusnya untuk pembangunan tetapi patut dipertanyakan, pergi kemana dana dari pemerintah yang seharusnya dari rakyat bagi rakyat dan untuk rakyat itu.                 .
             Dari Semua permasalahan ini maka kita sebagai pemuda dan penerus masa depan negara Indonesia ini harus belajar dari pengalaman yang sudah terjadi di indonesia ini dan ubah cara pandang untuk menjadikan negara Indonesia ini lebih berkembang dimasa depan.
Referensi :
Hengki Febriansa

1 komentar: